Posts

DOUBLE YU SEASON 1 - Episode 2 : "Terima Kasih Tong Sui"

Image
Yureka. Nostalgia. Masa Depan. Stasiun tujuanku sudah tiba. Aku harus segera turun dari kereta ini atau aku akan terbawa sampai ujung New York. Aku saja masih suka nyasar kalau mau ke Central Park, bagaimana kalau sampai  ke  Long Island? Aku takut. Setelah turun dari kereta, aku masih harus jalan kaki sekitar 10 menit menuju apartemen Kak Anna. Sepanjang perjalanan pun, aku masih terbawa  arus  nostalgia tentang Adam, pria Tionghoa dari negeri Jiran itu. Jadi sampai mana aku tadi cerita? Oh ya, jadi setelah lelah seharian jalan-jalan kota  George Town , Adam mengantarkanku sampai ke depan kamarku di lantai dua. “T hank you for today, Adam. It was really amazing day. Good night ”, kata-kata penutup untuk hari yang melelahkan tapi menyenangkan, ditambahkan menyebalkan karena ada Hamidah yang merusak ekspektasiku. “ Yureka...”  sambung Adam “ Yes? What’s happen? ” tanyaku penasaran. “ Are you free tomorrow  night  at 7? ”  Adam melempa...

DOUBLE YU SEASON 1 - Episode 1 : "Berawal dari Penang"

Image
Yureka. New York. Masa Depan. Bulan Juli. Musim panas  2018 .  Pukul  16.54  / 4.54 PM EDT. Bulan ini, tepat 1 tahun aku tinggal di New York. Ya, aku ingat sekali bagaimana New York menyambutku kala pertama aku menapakkan kaki di Bandara John F. Kennedy; PANAS! Kala itu aku ingat betul kalau temperaturnya sampai 31 derajat. Ya, sebenarnya sama saja dengan Jakarta,  kota di mana aku  dilahirkan, hanya saja bedanya matahari Jakarta tidak semenyengat New York. Entah mengapa. Silau sekali. Apalagi di musim panas. Ya, matahari hanya ada satu dan harusnya rasanya sama saja, tapi entah mengapa matahari New York sempat membuat kulit ku pecah-pecah dan terlihat lebih kusam. Tapi tidak apa lah, toh aku sudah cinta mati dengan kota ini sejak aku berusia 5 tahun. Sehingga permasalahan soal silaunya matahari musim panas tidak cukup dewasa untuk dikeluhkan. Hari ini hari Sabtu. Kebetulan, aku ingin santai dari rutinitas kampus. Selama musim panas, kegiatan ...